Era Cashless dan Kesadaran Pajak, Mahasiswa FISIP UIM Kupas Faktor Penentu Kepatuhan Wajib Pajak
Makassar – Perubahan sistem perpajakan yang semakin modern dan berbasis teknologi menuntut adanya peningkatan kesadaran serta kepatuhan masyarakat sebagai wajib pajak. Menjawab fenomena tersebut, dua mahasiswa Program Studi Administrasi Fiskal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Makassar (UIM) mengangkat penelitian yang berfokus pada berbagai faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak di era digital, Jumat, 19 Juni 2026.
Mahasiswa pertama, Anggriani Sanjung, melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Persepsi Keadilan Pajak dan Kesadaran Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi masyarakat terhadap keadilan sistem perpajakan serta tingkat kesadaran pajak dapat memengaruhi kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Sementara itu, Mir’atul Ghinaya Mardan mengangkat penelitian berjudul “Pengaruh Cashless Society terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak.” Penelitian tersebut menyoroti perkembangan transaksi non-tunai yang semakin masif sebagai bagian dari transformasi digital dan potensinya dalam meningkatkan kemudahan, transparansi, serta kedisiplinan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.
Kedua penelitian tersebut dibimbing oleh Nisma Ariskha Masdar, SE., M.Ak. selaku dosen pembimbing dan diuji oleh Rifky Nur Wahyudi, SE., MM. sebagai dosen penguji.
Melalui kajian tersebut, mahasiswa tidak hanya membahas aspek administratif perpajakan, tetapi juga melihat perubahan perilaku masyarakat dalam menghadapi sistem perpajakan modern. Hal ini menjadi penting mengingat keberhasilan penerimaan pajak tidak hanya bergantung pada regulasi yang diterapkan pemerintah, tetapi juga dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat terhadap keadilan pajak serta kemudahan akses melalui teknologi digital.
Ketua Program Studi Administrasi Fiskal FISIP UIM, Andi Indah Lestari AM, SE, MM, menyampaikan apresiasi terhadap tema penelitian mahasiswa yang dinilai sangat relevan dengan perkembangan ekonomi digital saat ini.
“Isu kepatuhan pajak di era digital menjadi salah satu tantangan penting dalam pengelolaan keuangan negara. Penelitian mahasiswa yang mengkaji faktor kesadaran, persepsi keadilan, serta pemanfaatan teknologi pembayaran digital menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam membaca perubahan sosial dan ekonomi yang terjadi di masyarakat,” ungkapnya.
Penelitian ini menunjukkan komitmen Program Studi Administrasi Fiskal FISIP UIM dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang adaptif terhadap isu-isu kontemporer, terutama dalam bidang perpajakan, transformasi digital, dan perilaku ekonomi masyarakat