Mahasiswa Administrasi Fiskal FISIP UIM Paparkan Hasil Magang di Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar

Makassar, 24 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Administrasi Fiskal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Makassar (UIM), Natasya, melaksanakan pemaparan akhir kegiatan magang di Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar, Kamis, 24 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pertanggungjawaban akademik atas pelaksanaan magang yang dilaksanakan pada Subbagian Keuangan dan Perlengkapan Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar. Dalam pemaparannya, Natasya menyampaikan berbagai pengalaman dan aktivitas yang diperoleh selama menjalani praktik kerja di lingkungan instansi pemerintah tersebut.

Dalam laporan magangnya, Natasya menjelaskan bahwa program magang menjadi sarana penting untuk menjembatani teori yang diperoleh di perguruan tinggi dengan praktik nyata di dunia kerja melalui konsep learning by doing. Bagi mahasiswa Administrasi Fiskal, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan mengenai administrasi fiskal, hukum pajak, tata kelola keuangan negara, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam lingkungan kerja pemerintahan.

Selama magang, berbagai aktivitas administrasi dilakukan, khususnya pada Subbagian Keuangan dan Perlengkapan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah perekapan Surat Perintah Pengeluaran Barang (SPPB), pencatatan dan dokumentasi barang yang keluar dari gudang, serta penyusunan dokumen administrasi secara sistematis.

Selain itu, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam penginputan data perpajakan melalui aplikasi Coretax DJP. Sebelum melakukan input, dokumen transaksi barang dan jasa terlebih dahulu diperiksa, termasuk kuitansi, faktur, dan kontrak pengadaan, untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaiannya dengan ketentuan perpajakan.

Pengalaman lainnya adalah membantu penginputan data gaji ASN, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu, yang meliputi gaji pokok, tunjangan, uang makan, Keppres, hingga gaji lembur. Kegiatan tersebut dilakukan dengan terlebih dahulu mencocokkan data dengan dokumen pendukung guna meminimalkan kesalahan dalam pengolahan data.

Natasya juga mendapatkan pemahaman mengenai penetapan dan perhitungan tarif PNBP yang diterapkan di Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar. Dalam laporan disebutkan bahwa PNBP diperoleh dari berbagai layanan dan pemanfaatan aset negara, antara lain sewa tanah, gedung dan bangunan, penggunaan sarana dan prasarana, jasa Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), serta jasa navigasi dan telekomunikasi pelayaran.

Pengalaman tersebut kemudian diperkuat dengan keterlibatan dalam penyusunan SK Tim Operator dan Verifikator PNBP pada aplikasi Inapornet. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas, pembagian tugas, dan tertib administrasi dalam pengelolaan penerimaan negara berbasis sistem digital.

Sebagai bagian dari pengalaman magang, mahasiswa juga melakukan kunjungan ke KPP Pratama Makassar Utara untuk membantu koordinasi dan pengurusan dokumen perpajakan Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai proses administrasi perpajakan dan tahapan koordinasi yang dilakukan oleh instansi pemerintah dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Dalam pemaparan yang berlangsung di lingkungan Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar, Natasya menyampaikan hasil dan pengalaman selama menjalani program magang. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan mahasiswa melakukan presentasi di hadapan jajaran pegawai, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pemaparan akhir.

Pelaksanaan magang memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis sekaligus soft skills. Selain kemampuan dalam pencatatan transaksi, penginputan pajak, pengelolaan dokumen, dan administrasi PNBP, kegiatan tersebut juga melatih ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.

Melalui kegiatan pemaparan akhir ini, pengalaman magang tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran profesional bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana administrasi fiskal diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Leave a Comment