KPS Ilmu Administrasi Publik FISIP UIM Dorong Pelayanan Publik Berbasis Nilai Islam

Makassar, 15 Oktober 2026 — Pelayanan publik yang berkualitas harus dilandasi integritas, ketulusan, dan keadilan. Pesan tersebut menjadi pokok pembahasan dalam Kajian Integrasi Keilmuan yang diselenggarakan Lembaga Kajian Islam Aswaja UIM Al Gazali di Masjid Ash Shahabah, Kamis (15/10/2026).

Kajian yang menghadirkan Dr. Saharuddin Malik, M.Si. sebagai pemateri ini mengangkat tema “Pelayanan Publik dalam Perspektif Islam: Melayani dengan Amanah, Ikhlas, dan Berkeadilan.” Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai integrasi nilai keislaman dengan praktik pelayanan publik.

Dalam materinya, Dr. Saharuddin menegaskan tiga prinsip utama pelayanan publik dalam perspektif Islam, yaitu amanah, ikhlas, dan berkeadilan. Prinsip amanah, sebagaimana terkandung dalam Surah An-Nisa ayat 58, mengajarkan pentingnya menjalankan tugas secara jujur dan bertanggung jawab.

Sementara itu, keikhlasan diwujudkan melalui sikap ramah, sabar, dan tidak mempersulit masyarakat. Adapun keadilan menuntut pelayanan yang setara, tidak diskriminatif, serta bebas dari penyalahgunaan kewenangan dan praktik pemberian imbalan yang tidak semestinya. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Islam, termasuk perintah berlaku adil dalam Surah An-Nahl ayat 90.

Kajian ini juga menekankan bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab sesuai amanahnya. Karena itu, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari penyelesaian administrasi, tetapi juga dari manfaat, kemudahan, dan keadilan yang dirasakan oleh masyarakat.

Bagi bidang Ilmu Administrasi Publik, nilai-nilai tersebut relevan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta membangun budaya pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sivitas akademika semakin memahami pentingnya mengintegrasikan kompetensi keilmuan dengan integritas moral dan akhlak mulia. Dengan demikian, nilai-nilai Islam tidak hanya menjadi landasan pemikiran, tetapi juga diwujudkan dalam praktik pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Leave a Comment