FISIP UIM Jajaki Kerja Sama dengan Rumah BUMN BRI Makassar untuk Penguatan Kompetensi dan Program Magang Mahasiswa
Makassar, 20 Oktober 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Makassar (UIM) menerima kunjungan Koordinator Rumah BUMN Makassar, Muhammad Asluddin, bersama tim dalam rangka penjajakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FISIP UIM dan Rumah BUMN BRI. Pertemuan berlangsung di Ruang Dekan FISIP UIM, Selasa (20/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya melalui kegiatan pelatihan, edukasi, dan pengalaman kerja melalui program magang.
Rumah BUMN BRI merupakan wadah pembinaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas dan mengembangkan usahanya. Program pembinaan tersebut antara lain mencakup pelatihan dan edukasi, pendampingan dan inkubasi, serta akses pasar.
Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Asluddin bersama tim menyampaikan rencana kerja sama dengan FISIP UIM dalam bentuk pelatihan dan edukasi bagi mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi dan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pelaksanaan program magang mahasiswa sebagai sarana memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa di luar lingkungan kampus.
Dari pihak FISIP UIM, pertemuan dihadiri oleh Dekan FISIP UIM, didampingi Wakil Dekan, Ketua Gugus Jaminan Mutu (GJM), Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, dan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi.
Dekan FISIP UIM menyambut baik rencana penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Rumah BUMN BRI dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha.
“Kerja sama ini penting karena mahasiswa tidak cukup hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis di ruang kelas. Mereka juga perlu mendapatkan pengalaman praktis, pelatihan, dan kesempatan berinteraksi langsung dengan dunia usaha. Karena itu, program pelatihan dan magang seperti ini sangat relevan dengan upaya FISIP UIM meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan,” ujar Dekan FISIP UIM.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program yang ditawarkan Rumah BUMN BRI diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus membuka wawasan mahasiswa mengenai pengembangan usaha, digitalisasi, literasi keuangan, pemasaran, dan dinamika dunia kerja.
Sementara itu, dari sisi Rumah BUMN BRI, program pembinaan yang selama ini dikembangkan meliputi kelas pengembangan usaha, digitalisasi, dan literasi keuangan, pendampingan serta inkubasi usaha, hingga akses pasar melalui bazar, business matching, dan pemasaran digital.
Potensi kerja sama tersebut dinilai memiliki relevansi dengan sejumlah bidang keilmuan yang dikembangkan di FISIP UIM. Program Ilmu Administrasi Bisnis, misalnya, memiliki keterkaitan langsung dengan pengembangan kewirausahaan, manajemen usaha, dan pengelolaan bisnis. Sementara Ilmu Komunikasi dapat berkontribusi dalam aspek komunikasi bisnis, pemasaran digital, produksi konten, serta strategi komunikasi pemasaran.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan dan magang, tetapi dapat dikembangkan menjadi bentuk kolaborasi yang lebih luas sesuai kebutuhan kedua institusi.
FISIP UIM dan Rumah BUMN BRI selanjutnya akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai bentuk, mekanisme, serta ruang lingkup kerja sama yang akan dituangkan dalam PKS.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat timbal balik sekaligus memperkuat implementasi pembelajaran berbasis pengalaman bagi mahasiswa. Bagi FISIP UIM, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun jejaring kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran serta kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.