Menjaga Eksistensi Tenun Lokal melalui Strategi Penjualan, Mahasiswa FISIP UIM Angkat Potensi Ekonomi Bulukumba

Makassar, 22 Juni 2026 – Di tengah perkembangan industri fesyen modern dan persaingan pasar yang semakin kompetitif, produk budaya lokal dituntut untuk mampu beradaptasi melalui strategi pemasaran dan penjualan yang efektif. Sarung tenun hitam khas Kabupaten Bulukumba sebagai salah satu produk kerajinan tradisional yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi memerlukan strategi bisnis yang tepat agar tetap eksis dan mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha.

Berangkat dari fenomena tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Makassar (UIM), Megawati, melakukan penelitian berjudul “Pengaruh Penjualan terhadap Peningkatan Pendapatan Usaha Sarung Tenun Hitam di Kabupaten Bulukumba.”

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana aktivitas penjualan dapat memengaruhi peningkatan pendapatan pelaku usaha sarung tenun hitam, termasuk strategi dalam memperluas jangkauan pasar, mempertahankan pelanggan, serta meningkatkan nilai ekonomi produk tenun tradisional di tengah perubahan perilaku konsumen.

Dalam pelaksanaan penelitian, Megawati dibimbing oleh Dr. H. Mochtar Luthfi, SE., M.Si. sebagai dosen pembimbing dan diuji oleh Dr. Mahyus, SE., M.Si. sebagai dosen penguji. Penelitian ini menunjukkan perhatian mahasiswa terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP UIM, Muliati, SE, MM, memberikan apresiasi terhadap penelitian yang mengangkat produk lokal sebagai objek kajian akademik.

“Sarung tenun hitam Bulukumba bukan hanya sekadar produk kerajinan, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan aset ekonomi daerah. Melalui penelitian ini, mahasiswa berupaya melihat bagaimana strategi penjualan dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perubahan tren pasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP UIM terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM dan ekonomi masyarakat.

“Kajian mengenai pemasaran, penjualan, dan pengembangan usaha lokal menjadi sangat relevan di era ekonomi kreatif saat ini. Kami berharap penelitian mahasiswa dapat memberikan masukan strategis bagi para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang pasar yang semakin luas, termasuk melalui pemasaran digital,” tambahnya.

Penelitian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FISIP UIM mampu mengintegrasikan ilmu administrasi bisnis dengan persoalan nyata di masyarakat. Melalui kajian terhadap usaha sarung tenun hitam di Kabupaten Bulukumba, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian produk budaya lokal sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.

 

Leave a Comment