Reformasi Birokrasi dari Tingkat Kelurahan: Dua Mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Publik FISIP UIM Teliti Strategi dan Kualitas Pelayanan Publik di Paccerakkang
Makassar, Jumat, 12 Juni 2026 – Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu agenda utama reformasi birokrasi yang terus didorong pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Isu tersebut menjadi fokus penelitian dua mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Makassar (UIM) yang mengangkat tema pelayanan publik di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Mahasiswi Dian Angraeni Tahir mengangkat penelitian berjudul “Analisis Strategi Aparatur Kelurahan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kelurahan Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar.” Penelitian Dian dibimbing oleh Dr. Hj. Mariati Rahman, M.Si. dan diuji oleh Dr. H. Aras Solong, M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan aparatur kelurahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam penelitiannya, Dian menemukan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik memerlukan strategi yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kompetensi aparatur, penguatan komunikasi pelayanan, optimalisasi sarana dan prasarana, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pelayanan administrasi. Strategi tersebut dinilai penting untuk menjawab tuntutan masyarakat yang menginginkan layanan yang cepat, mudah, dan transparan.
Sementara itu, mahasiswi Febriani Nurul Anugrah mengangkat penelitian berjudul “Kualitas Pelayanan Publik terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar.” Penelitian Febriani dibimbing oleh Dra. Tetty Dwiyanti, M.Si. dan diuji oleh Dr. H. Aras Solong, M.Si.
Penelitian ini menyoroti hubungan antara kualitas pelayanan publik dengan kinerja pegawai dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin tinggi, kinerja aparatur pemerintah menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas layanan yang diberikan kepada warga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang baik memiliki hubungan erat dengan peningkatan kinerja pegawai. Profesionalisme, disiplin kerja, kemampuan komunikasi, tanggung jawab, serta kecepatan dalam memberikan pelayanan menjadi indikator penting yang memengaruhi tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah.
Kedua penelitian tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pelayanan publik tidak hanya bergantung pada kebijakan dan fasilitas yang tersedia, tetapi juga pada strategi organisasi serta kualitas sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah kelurahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.