Yudisium Sebagai Tanda Kebanggaan
FISIP-UIMakassar. Hari ini, Jumat (27/10), bertempat di ruang Dekan FISIP UIM, telah berlangsung kegiatan Yudisium bagi lulusan tiga prodi se-FISIP, yakni Program Studi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Administrasi Bisnis dan Prodi Ilmu Administrasi Publik. Hadir dalam Yudisium ini Dekan Dr. Nahdiana Rahman, M.Si, WD I, Andi Indah Lestari AM, SE.,MM, KPS Ilmu Administrasi Publik, Dr.Saharuddin Malik, M.Si, KPS Ilmu Administrasi Bisnis, Muliati, SE.,MM dan KPS Ilmu Komunikasi yang diwakili Anil Hukma, S.Sos.,M.I.Kom serta staf FISIP dan perwakilan dari Administrasi Fiskal Nugraha Abhull Azwad, SE.,M.Ak sebagai MC.
Dalam sambutannya Dekan FISIP mengatakan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang di yudisium. “Hari ini merupakan momen yang sangat penting bagi kalian karena disinilah pencapaian anda selama menempuh kuliah di kampus ini selama 4 tahun. Selama itu mungkin telah melalui berbagai tantangan, suka dan duka selama menimba ilmu. Bisa tiba di proses yudisium merupakan satu kebanggaan” ujar Dr. Nahdiana, S.Sos.,M.Si.
Ditambahkan Dekan FISIP, selama kuliah di UIM, mungkin menemukan ada kekurangan khususnya dari fakultas maupun prodi, tapi itu bukan hal yang harus disampaikan keluar. Sampaikanlah yang baik-baik, bahwa kampus kita ini mempunyai dedikasi untuk menghasilkan lulusan yang nantinya bisa diterima oleh masyarakat.
Ditegaskan oleh Dekan FISIP bahwa tadi anda membaca janji. Dalam janji tersebut ada 3 poin yang disampaikan. Namun ada poin yang sangat penting yaitu menjaga almamater. Ketika nantinya sudah terjun ke lapangan merupakan perjalanan awal yang sebenarnya. Di dalam kampus mahasiswa hanya menimba ilmu, pengalaman dan keterampilan. Ketiga hal tersebut merupakan praktek dan pengamalan ketika terjun di masyarakat. Karena bagi alumni FISIP masyarakatlah laboratorium kita yang sebenarnya.
Selain itu diharapkan oleh Dekan para alumni FISIP jangan terlalu berorientasi menjadi ASN, alumni juga bisa membuka peluang kerja bagi orang lain dengan membuka usaha dan wiraswasta. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Dalam Yudisium ini diikuti delapan orang, satu orang dari Prodi Ilmu Komunikasi, atas nama Aprio Nando, tiga orang dari Ilmu Administrasi Publik atas nama Dwi Indahyani, Asmar, Nurrahma, dan empat orang dari Prodi Ilmu Administrasi Bisnis atas nama Dewi Evira Amir, Della Awalanda, Muthmainnah dan Sucianti Ramadani. (nik)